Indikasi BMP (bagan)

Melengkapi tulisan saya sebelumnya pada Indikasi BMP (punksi sumsum tulang), berikut saya tambahkan bagan mengenai tanda klinis dan hasil laboratorium yang mungkin memerlukan pemeriksaan BMP. Bagan ini dibuat oleh supervisor saya, dr. Budiman Sp.PK(K), berdasarkan pengalaman beliau selama ini.

Semoga bermanfaat

Indikasi BMP (punksi sumsum tulang)

BMP (Bone Marrow Puncture) atau punksi sumsum tulang merupakan tindakan medis diagnostik yang seringkali diperlukan untuk membantu diagnosa suatu penyakit. Selain itu juga digunakan untuk penentuan tahap dan monitoring terapi. Sehingga perlu diketahui beberapa indikasi untuk dilakukannya BMP.

Beberapa indikasi BMP adalah :

1. Diagnosis, penentuan tahap dan evaluasi pengobatan :

a. kanker darah atau leukemia

b. multiple myeloma

c. kelainan lymphoproliferatif dan myeloproliferatif yang lain

2. Evaluasi dari sitopenia (menurunnya jumlah sel, contohnya trombositopenia, anemia, leukopenia, pansitopenia, bisitopenia), thrombositosis, leukositosis, anemia dan status cadangan besi.

3. Kondisi nonhematologik : investigasi panas yang tidak diketahui terutama pada pasien AIDS, mikroorganisme yang terdapat pada sumsum tulang seperti tuberculosis, Mycobacterium Avium Intracellulare (MAI), histoplasmosis. Leishmaniasis dan infeksi jamur yang lain.

4. Penilaian kanker yang telah metastase atau menyebar

Juga terdapat indikasi relatif, yaitu :

1. ITP (idiopathic tombocytopenic purpura).

2. Peningkatan level serum paraprotein.

3. Anemia defisiensi besi.

4. Defisiensi B12/Folat.

5. Polycitemia vera.

6. Infeksi mononucleosis.

Semoga bermanfaat…

 

Dikutip dari berbagai sumber