Panu=Pityriasis versicolor..

Pityriasis versicolor, tentunya banyak dari kita yang asing mendengarnya. Lain lagi kalau panu, tentu semuanya tahu, dan hampir sebagian dari kita pernah terkena. Sebenarnya kedua nama itu sama, Pityriasis versicolor adalah nama medis dari panu. Penyakit ini  merupakan penyakit kulit supefisial yang disebabkan oleh Malassezia furfur atau Pityrosporum orbiculare , yang bersifat ringan, menahun, biasanya tanpa keluhan gatal.

Gambaran klinis penyakit ini pada kulit superfisial dan tersering ditemukan pada daerah badan berlemak , berupa bercak bercak  teratur maupun  tidak, berbatas tegas walaupun  kadang dapat difus, berwarna putih, hitam coklat merah dan kuning coklat. Diatas lesi terdapat sisik yang halus. Sisik tersebut bila digores dengan benda tumpul akan terlihat goresan  berwarna putih dengan dibagian pinggirnya terlihat skuama halus, sebutan keren gambaran ini coup d’ongle of Besnier.

Bila gambaran klinis tidak begitu jelas diagnosis dapat dibantu dengan pemeriksaan sediaan langsung larutan KOH 10-20 %. Akan terlihat elemen- eleman jamur dengan konfigurasi hifa pendek dan spora berkelompok yang disebut meat ball and spaghetti configuration. Sedangkan pada penyinaran dengan Lampu Wood (menggunakan sinar UV) penyakit ini berfluorensensi warna kuning keemasan.

Penyakit ini adalah infeksi endogen, yang berarti jamur komensal. Oleh karena itu infeksi biasanya dapat terjadi bila ada faktor predisposisi. Faktor predisposisi ini antara lain adalah kelembaban kulit, kulit yang berlemak (jamur penyebab  adalah lipohilic  yeast like organism),keadaan-keadaan   epidermal  cell turn over rate yang lambat, misalnya penderita yang sakit kronis dan mendapat  pengobatan  kortikosteroid, malnutrisi dan faktor  genetik.

Obat–obat anti jamur topikal yang berkhasiat terhadap pitiriasis versikolor a.l :

  • Salap Whitfield berkekuatan penuh maupun berkekuatan setengahnya.
  • Larutan tiosulfas natrikus 20-25%
  • Sulfur presipitatus, biasanya dibuat dalam bentuk losio Kummerfeldi.
  • Haloprogin.
  • Tolnaftat dan tolsiklat.
  • Sampo selenium sulfida 2,5%
  • Propilen glikol 50-100 %
  • Obat-obat golongan imidazol, misalnya mikonazol; topikal maupun oral.
  • Siklopiroksolamin.
  • Naftifin HCI.
  • Terbinafin. ( topikal)

Sedikit tips, bila rekan atau pasangan mengetahui Anda terkena panu, ngeles aja biar gak malu, “oo..ini bukan panu, tapi Pityriasis versicolor..”..rasanya penyakitnya lebih keren kan,hehehehe…

Semoga bermanfaat….

dikutip dari berbagai sumber

Wasir…

Wasir, ambeien, atau nama medisnya hemorrhoid merupakan penyakit yang diderita banyak orang, terutama perempuan. Awamnya semua keluhan penonjolan pada dubur semuanya dianggap wasir, penderita kebanyakan merasa malu dan berusaha mengobatinya sendiri,  padahal harus dipikirkan juga penyakir lain yang mirip dengan wasir tapi memiliki potensi lebih membahayakan.

Wasir terjadi akibat adanya bendungan pembuluh darah yang menyebabkan pelebaran dan pembengkakan pembuluh darah dan jaringan sekitar. Hal ini menyebabkan terjadinya perubahan bantalan pembuluh darah daerah dubur.

Faktor-faktor yang mempengaruhi :

  • Faktor keturunan
  • Tekanan dalam perut yang besar, contohnya pada kehamilan, obesitas
  • Jenis pekerjaan.
  • Kurang minum.
  • Kurang makanan berserat

Gejala :

  • Perdarahan dari dubur, menetes sampai memancar
  • Darah berwarna merah muda/segar.
  • Tidak terasa sakit.
  • Benjolan yang keluar dari dalam dubur
  • Buang air besar terasa belum tuntas.
  • Gatal disekitar dubur akibat iritasi
  • Nyeri

Derajat keparahan :

  • Grade I   : perdarahan waktu buang air besar, benjolan tidak tampak dari luar.
  • Grade II  : benjolan dapat masuk  spontan.
  • Grade III  : benjolan keluar dapat masuk bila dibantu dimasukkan .
  • Grade IV :benjolan tidak dapat masuk lagi

Terapi

Non operasi :

  • Pada wasir grade I-II
  • Rendam duduk
  • bulky feces
  • Perawatan terhadap hemorhoid
  • obat-obatan
  • Suntikan skleroterapi

Operasi, indikasi :

  • Pengobatan non operasi gagal.
  • Wasir grade III dan IV.
  • Wasir yang mengalami sumbatan pembuluh darahnya yang ditandai nyeri hebat.
  • Wasir dengan perdarahan memancar

Penanganan setelah tindakan operasi

  • Untuk mencegah kekambuhan.
  • Menghindari kesulitan BAB
  • Perbanyak minum.
  • Olah raga secara teratur.
  • Perbanyak makanan berserat.
  • Jangan terlalu lama duduk.
  • Menghindari tekanan dalam perut yang besar.
  • Pemberian obat-obatan

Semoga bermanfaat

dikutip dari berbagai sumber

Tanda Bahaya Nyeri Pinggang

Kondisi pada nyeri pinggang yang berpotensi serius menurut New Zealand Guidelines Groups tahun 2002 :

  • Sindrom kauda equina (retensi urin, gejala dan tanda neurologi bilateral, anastesi sadel)
  • Tanda atau gejala defisit neurologis ( parastesi,paresis dan tanda neurologis yang lain)
  • Trauma
  • Penurunan berat badan
  • Demam
  • Pemakaian obat-obat intravena
  • Pemakaian steroid
  • Usia lebih dari 50 tahun
  • Nyeri berat yang tidak berkurang waktu malam
  • Nyeri memberat saat posisi tidur

Tanda bahaya kemungkinan tumor atau infeksi :

  • Umur > 50 tahun atau < 20 tahun
  • Riwayat kanker
  • Terdapat gejala-gejala konstitusional (demam, penurunan berat badan)
  • Faktor resiko infeksi tulang belakang : infeksi bakteri, obat intravena, imunosupresif
  • Nyeri yang menghebat pada saat berbaring atau malam hari

Tanda bahaya kemungkinan fraktur tulang belakang :

  • Trauma berat (seperti kecelakaan lalu lintas, jatuh dari ketinggian)
  • Trauma ringan pada usia lanjut atau pasien dengan osteoporosis
  • Penggunaan steroid jangka lama
  • Osteoporosis
  • Umur > 70 tahun

Semoga bermanfaat..

dikutip dari New Zealand Guidelines Groups

Gejala tipes??

“Sakit gejala tipes..” itu yang sering kita dengar kalo keluarga atau teman kita sedang sakit panas disertai mual dan mencret. Sebenarnya terdapat beberapa gejala tipes atau istilah kerennya typhoid fever selain yang diketahui orang awam, di antaranya :

  • demam
  • sakit kepala
  • kelemahan
  • mual
  • nyeri perut
  • anoreksia
  • muntah
  • insomnia (susah tidur)
  • hepatomegali (pembesaran hati)
  • splenomegali  (pembesaran lien)
  • kesadaran menurun
  • bradikardia relatif
  • tinja berdarah

Selain itu juga terdapat beberapa gejala yang berkaitan dengan kompliasi dari typhoid. Komplikasinya antara lain :

  • tifoid ensefalopati
  • syok septik
  • perdarahan dan perforasi usus
  • peritonitis
  • hepatitis tifosa
  • pankreatitis tifosa
  • pneumonia
  • Komplikasi lain (osteomielitis, arthritis, miokarditis, perikarditis, endokarditis, pielonefritis, orchitis)

Mengingat bervariasinya gejala dan beratnya komplikasi yang bisa saja terjadi, maka sebaiknya Anda segera memeriksakan diri bila beberapa gejala di atas Anda rasakan. Advis dari dokter bila Anda dicurigai sedang menderita demam tifoid pada prinsipnya dibagi tiga, yaitu istirahat tirah baring, medikasi dengan obat antibiotik dan simptomatiknya, dan pengaturan diet selama sakit. Tentunya hal ini tergantung dari masing-masing orang dan derajat penyakitnya.

Semoga bermanfaat..

dikutip dari berbagai sumber