Beda Hasil Laboratorium Anemia Kurang Besi dan Anemia karena Penyakit Kronis

Anemia kurang besi dan anemia karena penyakit kronis adalah dua dari beberapa diagnosa banding gejala anemia. Keduanya perlu dibedakan karena penatalaksanaannya berbeda. Untuk membedakannya, selain dari wawancara dan pemeriksaan fisik dari dokter, tidak jarang pula diperlukan beberapa pemeriksaan laboratorium.

Pada hapusan darah dapat dibedakan dari morfologi sel darah merah. Apabila pada anemia kurang besi sel darah merahnya hipokromik mikrositik, sedangkan pada anemia karena penyakit kronis normokrom normositik. Akan tetapi perlu diingat bahwa pada fase awal anemia kurang besi masih normokrom normositik, dan sekitar 30-40% pasien dengan anemia karena penyakit kronis menunjukkan sel darah merah hipokrom mikrositik.

Pemeriksaan laboratorium yang lain bisa dilihat pada tabel berikut :

 

Cadangan Fe yang dilihat melalui pemeriksaan BMP merupakan gold standard dalam diagnosa anemia kurang besi.

Yang perlu diperhatikan adalah jangan mendiagnosa penyakit hanya dari satu parameter, tetapi perhatikan parameter yang lain.

Semoga bermanfaat.

 

 

 

 

 

Hasil Lab Normal

Rentang normal hasil pemeriksaan laboratorium

Data ini saya copas dari salah satu web, karena berkali-kali foto hasil lab normal dari kamera hasilnya kurang bagus untuk ditampilkan.

Perlu diingat bahwa tiap-tiap laboratorium klinik memiliki data rentang normal pemeriksaan yang berbeda. Jadi hasil lab Anda jangan dibandingkan dengan data yang disini, tapi dengan rentang normal yang biasanya tercantum di sisi paling kiri kertas hasil lab. Data yang saya upload hanya sebagai referensi saja, walaupun memang selisihnya tidak beda jauh.

Hasil lab diluar rentang normal juga belum tentu karena penyakit. Hasil pemeriksaan lab sangat tergantung pada beberapa faktor pada saat Anda diperiksa. Bisa karena makanan yang dimakan sebelumnya, aktivitas yang berat, infeksi, atau waktu saat pemeriksaan. Untuk itu, bila hasil lab Anda tidak normal, diskusikan dengan dokter pribadi Anda.

sumber : spiritia.or.id